Home Peristiwa Warga Bojonegoro Ada Yang Gantung diri Lagi. Kali ini, Korbannya Seorang Kakek...

Warga Bojonegoro Ada Yang Gantung diri Lagi. Kali ini, Korbannya Seorang Kakek Warga Sidomukti, Kasiman

116
SHARE
Suasana, pemeriksaan medis pada korban gantung diri dengan TKP Dusun Ngemplak Desa Tembeling, RT 024, RW 003, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at (13/10/2017) sekira pukul 08:00 wib.
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Ada lagi, warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri. Kali ini, korban bernama Pario (77) seorang warga Desa Sidomukti, RT 002, RW 001, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojinegoro, Korban tewas saat gantung diri, Jum’at (13/10/2017) sekira pukul 08:00 wib.

Peristiwa nahas itu, diketahui paling awal oleh Sudiro (50) yang juga anak korban. Saat itu, korban ditemukn tergantung di blandar rumah milik anaknya yang berada di Dusun Ngemplak Desa Tembeling, RT 024, RW 003, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Alangkah kagetnya Sudiro (50), yang baru pulang dari sawah. Saat dia membuka pintu rumahnya, diketahui bahwa korban telah tergantung di kayu blandar rumahnya. Tepatnya berada di dekat pintu tengah. Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan mengunakan tali plastik warna hijau.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi berupaya menolong korban sambil berteriak minta tolong pada warga sekitar. Mendengar teriakan minta tolong itu, warga sekitar segera berdatangan yang selanjutnya bersama saksi warga segera menurunkan korban dari tali gantungan. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Kasiman, Polres Bojonegoro.

Kapolsek Kasiman, AKP HM Ridwan membenarkan adanya kejadian, gantung diri yang ada di wilayahnya itu, Pihaknya, langsung meluncur ke lokasi kejadian saat mendapatkan laporan adanya gantung diri dengan TKP di Dusun Ngemplak Desa Tembeling, RT 024, RW 003, Kecamatan Kasiman tersebut.

“Dari hasil olah TKP diketahui, korban gantung diri menggunakan tali plastik warna hijau hingga tewas. Saat kejadian, korban menggunkan celana pendek warna hitam tanpa kaos dan sarung warna coklat motif garis-garis,” terang Kapolsek Kasiman, AKP H.M Ridwan, Jum’at (13/10/2017).

Masih mneurut HM Ridwan, dari hasil hasil pemeriksaan medis yang dilakukan dokter Sulistianto dan dokter Arif yang keduanya berasal dari Puskesmas Kasiman, diperoleh keterangan ciri-ciri mayat korban yakni pada kuku jari tangan dan kaki korban membiru, ada bekas jeratan tali pada leher serta kelopak mata menunjukkan kekurangan oksigen.

“Tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban sehingga korban dinyatakan murni tewas karena gantung diri,” imbuh Kapolsek Kasiman AKP HM Ridwan, serius.

Ditambahkannya, menurut keterangan dari keluarganya, diduga korban mengalami depresi akibat sakit Infeksi saluran kencing yang sudah lama dideritanya, yang tak kunjung sembuh.

“Keluarga korban, menolak dilakukan otopsi dengan menanda tangani surat pernyatan bermaterai secukupnya. Sehingga jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk segera dikebumikan,” pungkasnya. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE