Home Sosial & Budaya Tolak Kenaikan Tarif Cukai, di HUT Koperasi Kareb Ke-41

Tolak Kenaikan Tarif Cukai, di HUT Koperasi Kareb Ke-41

56
SHARE
Pembacaan Pernyataan sikap dari UK FSP SPSI Koperasi Kareb agar pemerintah tak menaikkan cukai rokok SKT di tahun 2018. Kegiatan digelar, di halaman Koperasi Kareb di Jl Basuki Rahmad No 07, Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at (6/10/2017) malam.

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Ada yang menarik dalam pertunjukan Wayang kulit dengan Dalang Ki KRAT Warseno,H.IR,M.Si atau yang akrab dipanggil Dalang Slank itu. Pasalnya, sebelum Pagelaran wayang dengan mengambil lakon Risang Brontoseno, dengan dimeriahkan pelawak Gareng. Sebelum Pagelaran Wayang dimulai, ada pernyataan sikap dari UK FSP SPSI Koperasi Kareb agar pemerintah tak menaikkan cukai rokok SKT di tahun 2018. Kegiatan digelar, di halaman Koperasi Kareb di Jl Basuki Rahmad No 07, Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at (6/10/2017) malam.

Surat Pernyataan sikap yang disampaikan oleh Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja rokok tembakau makanan dan minuman (UK FSP RTMM SPSI) Koperasi Kareb Unit SKT MPS Kapas, Bojonegoro, serta didukung oleh MPS Kalitidu dan Padangan, serta Mitra Produksi Sigaret (MPS) Se-Indonesia, membuat pernyataan sikap dikirim ke Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani di Jakarta.

Pernyataan sikap yang disampaikan adalah, agar pemerintah tidak menaikkan tarif cukai khususnya SKT (Sigaret Kretek Tangan) pada tahun 2018. Walaupun, target cukai tahun 2016-2017 tidak tercapai, yang disebabkan oleh tingginya harga rokok. Dan juga melarang produk sigaret kretek mesin (SKM) dengan tarif cukainya yang lebih rendah.

Direktur Koperasi Kareb Sriyadi Purnomo saat melakukan potong tumpeng menandai HUT Koperasi Kareb Ke-41, yang digelar di halaman Koperasi Kareb di Jl Basuki Rahmad No 07, Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at (6/10/2017) malam.

Sebagai bahan pertimbangan, Koperasi Kareb Unit SKT MPS Kapas di tahun 2013 memiliki karyawan 1806, akan tetapi di tahun 2017 pekerjanya tinggal 1.175. Jika terjadi kenaikan tarif cukai pada SKT maka dikawatirkan bakal terjadi PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) secara besar-besaran terhadap karyawan SKT yang ada di Indonesia termasuk dengan SKT MPS milik Koperasi Kareb Bojonegoro.

Berita Terkait  Sumur Tua Kawengan Mau Ditutup GCI, Penambang Wadul Bupati

Direktur Koperasi Kareb Sriyadi Purnomo mengajak untuk mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja rokok tembakau makanan dan minuman (UK FSP RTMM SPSI) Koperasi Kareb Unit SKT MPS Kapas, bersama MPS SKT Se-Indonesia, yang membuat pernyataan sikap meminta kepada pemerintah agar tidak menaikkan tarif cukai terutama pada SKT.

“Atas nama pribadi dan direktur Koperasi Kareb Bojonegoro, kami mendukung langkah teman-teman SPSI Unit SKT MPS agar pemerintah tak menaikkan tarif cukai di tahun 2018 mendatang. Sebab, jika hal itu dilakukan maka akan terjadi PHK secara besar-besaran,” tegas Direktur Koperasi Kareb Sriyadi Purnomo, Jum’at (6/10/2017) malam.

Direktur Koperasi Kareb Sriyadi Purnomo saat menyerahkan wayang ke Dalang Ki Warseno (Slank) dimulainya Pagelaran Wayang kulit di HUT Koperasi Kareb Ke-41, yang digelar di halaman Koperasi Kareb di Jl Basuki Rahmad No 07, Bojonegoro, Jawa timur, Jum’at (6/10/2017) malam.

Guna mendapatkan dukungan moral dalam pernyataan sikap tersebut, dibentang sebuah spanduk yang dibubuhkan tanda tangan Direktur Koperasi Kareb Sriyadi Purnomo, Ketua Koperasi kareb Hadi Prayitno, Bupati Bojonegoro yang diwakili Kepala Bakesbangpol Kusbiyanto, dan Anggota DPR-MPR RI Kuswiyanto.

Untuk menandai 41 tahun Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro, dilakukan pemotongan tumpeng dan dilanjutkan dengan penyerahan wayang dari Direktur Koperasi Kareb Bojonegoro Sriyadi Purnomo kepada Dalang KRAT Warsono (Slank). Sekaligus, sebagai pertanda dimulainya pagelaran wayangkulit semalam suntuk tersebut. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE