Home Sosial & Budaya Tewas Gantung diri di Mojosari, Kalitidu. Diduga Dipicu Masalah Rumah Tangga

Tewas Gantung diri di Mojosari, Kalitidu. Diduga Dipicu Masalah Rumah Tangga

324
SHARE
Suasana, pemeriksaan medis pada korban gantung diri, dengan TKP di rumah Haryanto, Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (9/8/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Priogung Hadi Santoso (28) seorang pria asal Dusun Jambe, RT 005, RW 002, Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang ditemukan bunuh diri dengan cara gantung diri di rumah Hariyanto yang berada di Desa Mojosari, RT 005, RW 001, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (9/8/2017) lalu. Ternyata penyebabnya adalah masalah rumah tangga yang dialaminya.

“Dari pengakuan keluarga korban, korban nekad gantung diri karena terjadi persoalan rumah tangga. Korban pergi meninggalkan istrinya karena terjadi pertengkaran (Purik’an, Jawa red). Korban pergi ke rumah pamannya yang bernama Haryanto di Mojosari yang dipakai tempat korban gantung diri itu,” demikian disampaikan Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat,S.Ag, Kamis (10/8/2017).

Ditambhakan, istri dan anak korban saat ini berada di wilayah Tuban, sedangkan korban purik ke rumah pamannya di Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro itu. Korban diketahui menggantung di tiang ruamh oleh Sumirah (35) yang juga sebagai saksi ke satu, kemudian dia berteriak minta tolong, hngga datanglah Jumadi (38) yang menjadi saksi ke dua dalam kejadian musibah gantumng diri tersebut.

Saat diketahui oleh saksi Sumirah (35) korban masih bernafas sehingga langsung diturunkan dari tali ikat berupa tampar warna biru itu, lalu dipanggilkan seorang medis untuk dilakukan pertolongan atas kondisi korban. Sayangnya, korban sudah meninggal dunia, saat diperiksa oleh Tim medis dari Puskesmas Pembantu Desa Pungpungan, Kalitidu itu.

Berita Terkait  Kapolres Bojonegoro, Sosialisasikan Aplikasi CAS di GDK

Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat,S.Ag kepada rakyatindependen.com mengatakan, dalam pemeriksaan medis korban dinyatakan meninggal dunia murni karena gantung diri.

“Di tubuh korban tak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan sebelum korban meninggal dunia. Dari pemeriksaan ditemukan, keluar air mani pada kemaluan korban, ada tanda jeratan pada leher dan lidah menjulur dan tergigit,” tegas Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat,S.Ag, usai memeriksa korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Petugas berhasil mengamankan baju milik korban dan tali tampar warna biru sebagai barang bukti. Petugas datang ke lokasi kejadian dengan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat,S.Ag, dengan didampingi Kanit Reskrim, KA SPKT Aiptu Samsu Ducha, Bripka Bima dan Joko. Sedangkan Tim medis Dokter Yogi Setia Pradana, Koes Yun Setyowati Bidan desa setempat, Kepala Desa Mojosari Supardi dan keluarga korban,

“Keluarga korban tak mau dilakukan otopsi sehingga jasad korban langsung kita serahkan ke keluarganya. Korban dibawa pulang ke rumah asal korban yaitu di Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu dan dimakam kan di TPU Desa Pilangsari,” pungkasnya. **(Kis/Yan).

 

Loading...
SHARE