Home Sambang Desa Sosialisasi Kadarkum di TMMD Ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro, di Meduri

Sosialisasi Kadarkum di TMMD Ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro, di Meduri

60
SHARE
Tampak, sosialisasi Keluarga sadar hukum (Kadarkum) yang berasal dari Bagian hukum Setda Pemkab Bojonegoro. Kegiatan digelar di TMMD Ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro yang berlangsung di Balai desa Meduri, Rabu (11/10/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro, warga Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, memperoleh sosialisasi Keluarga sadar hukum (Kadarkum) yang berasal dari Bagian hukum Setda Pemkab Bojonegoro. Kegiatan digelar di Balai desa Meduri, Rabu (11/10/2017).

Tampil menyampaikan materi dalam kegiatan Kadarkum dari Pemkab Bojonegoro yakni, Faisol Ahmadi dan Sri Hartini. Dalam memberikan materi kepada warga yang memadati balai desa itu, keduanya secara bergantian menyuguhkan penyuluhan hukum tentang pentingnya warga menjadi sadar hukum.

Dalam penyampaian materinya, Faisol Ahmadi mengatakan, bahwa warga Desa Meduri sangat antusias terhadap pembentukan dan pembinaan kadarkum.

“Bagi warga, sosialisasi hukum merupakan hal yang baru Namun, mereka tampak bahagia karena memperoleh banyak informasi tentang hukum, terutama tentang masalah penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT),” tegas Faisol Ahmadi, dihadapan ratusan warga, di balai desa Meduri, Rabu (11/10/2017).

Sosialisasi Keluarga sadar hukum (Kadarkum) yang berasal dari Bagian hukum Setda Pemkab Bojonegoro. Kegiatan digelar di TMMD Ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro yang berlangsung di Balai desa Meduri, Rabu (11/10/2017).

Sedangkan, Sri Hartini dalam meterinya menyampaikan tentang banyaknya perilaku masyarakat dinilai jauh dari kesadaran akan hukum dengan banyaknya kasus-kasus kriminal disertai kekerasan dan perilaku menyimpang serta melawan hukum yang mengalami peningkatan secara signifikan. Hal itu, bisa dilihat, di berbagai berita di media cetak, media elektronik, maupun media sosial (medsos), akhir-akhir ini.

“Kondisi itu, cukup memperihatinkan dan memerlukan solusi yang tepat agar masalah hukum itu tidak menghambat proses pembangunan, baik pembangunan fisik material maupun pembangunan mental spiritual,” ungkapnya.

Berita Terkait  Pengajian PHBI, Maulid Nabi Muhammad SAW, Tikus-tikus Piti Anoto Baris

Sementara itu, Ketua PKK Desa Meduri Endang Sulistyowati,SPd, mengatakan, dalam pelaksanaan kadarkum tentu harus didukung oleh semua elemen masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari individu, keluarga, dan masyarakat serta dalam tatanan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Lebih lanjut dijelaskan, melalui momentum sosialisasi Kadarkum dalam mendukung program TMMD ke 100 Kodim 0813 Bojonegoro, ini adalah saat yang tepat untuk kembali melakukan introspeksi diri dan melakukan evaluasi terhadap berbagai upaya menumbuhkan kesadaran hukum di tingkat keluarga, masyarakat, dan mengimplementasikannya dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya yakin, apabila kesadaran akan hukum yang dimulai dari kalangan keluarga meningkat, maka hukum dapat ditegakkan dalam setiap aspek kehidupan dan mendukung percepatan pencapaian kesejahteraan masyarakat Desa Meduri,” katanya menegaskan. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE