Home Hukum & Kriminal Seorang Warga Nganti, Ngraho, Diamankan Setelah Tertangkap Lakukan Pencurian Kayu Jati

Seorang Warga Nganti, Ngraho, Diamankan Setelah Tertangkap Lakukan Pencurian Kayu Jati

157
SHARE
Tunggak kayu jati yang batangnya diduga telah dicuri oleh Ngatimin Bin Ngali (40) yang beralamatkan di Desa Nganti, RT 25, RW 08, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (6/8/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Terjadi Pencurian Kayu Jati (Curyuti) di Di Petak 137 B RPH Nganti, turut wilayah Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (6/8/2017) sekira pukul 02:10 wib.

Peristiwa itu bermula, saat petugas RPH Nganti Madiono, melakukan patrol rutin di petak 137 B, yang berada di RPH Nganti. Pada hari Minggu (6/8/2017) sekira pukul 01:45 wib, petugas mendengar ada pohon jati yang roboh. Saat dilakukan pengecekan memang benar ada pohon yang roboh, namun saat dicari di lokasi dan ditemukan pelakunya.

Sehingga, Madiono yang juga Kepala RPH Nganti itu, melakukan pengintaian (nyanggong, Jawa red) di sekitar lokasi kejadian. Setelah jam menunjukkan pukul 02:10 wib, ternyata ada Ngatimin Bin Ngali (40) yang beralamatkan di Desa Nganti, RT 25, RW 08, Kecamatan Ngraho dipergoki sedang memikul sebatang kayu jati yang tak dilengkapi dokumen yang sah. Sehingga petugas KRPH yang didampingi 2 (dua) Polhuter mengamankan pelaku dan barang bukti (bb) satu glondong kayu jati.

Kapolsek Ngraho AKP H. Purwanto,SH, membenarkan adanya pelaku pencurian kayu jati yang diamankan oleh petugas Perhutani di RPH Nganti, yang selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Ngraho, untuk proses hukum lebih lanjut.

“Madiono dari KRPH Nganti telah melaporkan Ngatimin bin Ngali pelaku pencurian kayu jati di petak 137 B. Kini, pelaku telah kita amankan di Sel Tahanan Mapolsek Ngraho, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya di muka hukum,” tegas Kapolsek Ngraho AKP H. Purwanto,SH, Senin (7/8/2017).

Berita Terkait  Tim Sergap Mabesad, Kunjungi Kodim 0813 Bojonegoro

Guna menidak lanjuti kasus curyuti tersebut, anggota Polsek Ngraho telah mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), melakukan lacak tunggak, membuat sket TKP, mencatat identitas saksi dan tersangka dan melakukan pemotretan. Serta menanyai 2 (dua) saksi mata dalam kejadian tersebut yakni, Ruswo (40) dan Saji (40) yang keduanya Polhuter yang bertugas di KPH Perhutani Padangan.

Barang bukit yang berhasil disita, 1 (satu) gergaji tangan, 1 (satu) batang Kayu jati gelondong dengan ukuran panjang 333 cm X diameter 10 cm, dengan nilai kerugian meteriil sebesar Rp 1 juta 163 ribu 486.

“Pelaku disangkakan telah melanggar Curyuti Pasal 12 huruf b. d Yo Pasal 82 ayat 1 huruf b Yo Pasal 83 ayat 1 huruf b, UU RI No 18 Tahun 2013, Undang-undang Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan hutan,” pungkasnya. **(Yan/Red).

Loading...
SHARE