Home Peristiwa Satpol PP Bojonegoro, Segel Proyek Pemasangan Pipa Gas Yang Melintasi Bojonegoro

Satpol PP Bojonegoro, Segel Proyek Pemasangan Pipa Gas Yang Melintasi Bojonegoro

376
SHARE
Kasat Pol PP Bojonegoro Ahmad Gunawan beserta anggotanya saat menyegel kegiatan proyek pemasangan pipa gas Line 28 Inc area timur aection 5A dari Semarang hingga Gresik milik Pertagas yang melintas di Wilayah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (11/10/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoto, Jawa timur, akhirnya menghentikan kegiatan proyek pemasangan pipa gas Line 28 Inc area timur aection 5A dari Semarang hingga Gresik milik Pertagas yang melintas di Wilayah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (11/10/2017).

“Proyek pemasangan pipa gas sepanjang 68 km itu dihentikan karena pemasangannya belum ada ijin IMB,” tegas Kepala satuan Satpol PP Bojonegoro Ahmad Gunawan Rabu (11/10/2017).

Untuk memastikan penutupan proyek pemasangan pipa gas itu, pihak Satpol PP Kabupaten Bojonegoro memasang papan yang bertuliskan “dihentikan sementara” serta memasang pita line Satpol PP.

Masih menurut Kasat Pol PP Kabupaten Bojonegoro Achmad Gunawan menjelaskan, penghentian kegiatan proyek dilakukan di dua titik, yakni di Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam dan Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan, keduanya berada di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

“Saat ini kami dari Satpol pp melakukan penghentian kegiatan proyek pemasangan pipa sepanjang enam puluh delapan kilo meter di dua titik. Kita pasang papan penghentian dan segel karena belum ada ijin IMB,” ujar pria akran disapa Mas Gun itu.

Papan penghentian kegiatan dan segel akan dilepas jika pihak pertagas sudah benar-benar melengkapi ijin untuk pemasangan pipa tersebut. Jika kegiatan proyek nekat dijalankan, maka pihak Satpol PP akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Berita Terkait  4 PSK di Warung Remang-remang Bulaklo Yang Terjaring Patroli Satpol PP. 2 PSK Positif Mengidap HIV

“Kalau mereka masih nekat melakukan kegjatan proyek, maka kami akan berikan sanksi lebih tegas sesuai dengan peraturan yang ada,” ungkapnya.

Seperti diketahui, penghentian proyek ini menindaklanjuti hasil rapat yang dilaksanakan di DPRD Selasa (10/10/2017), bersama wakil ketua DPRD Bojonegoro Sukur priyanto, pihak pertagas subkon pertagas Konsorsium Wijaya Rabana Karya (KWRK), Anggota Komisi A dan Komisi C, Satpol PP dan Dinas PerijinanKabupaten Bojonegoro. Di dalam Hasil rapat tersebut, wakil ketua DPRD Bojonegoro Sukur priyanto meminta untuk proyek tersebut dihentikan karena pemasangan pipa belum ada ijin IMB. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE