Home Pemerintahan & Politik Satpol PP Bojonegoro, Laksanakan Razia PKL Yang Berjualan di Trotoar di Kawasan...

Satpol PP Bojonegoro, Laksanakan Razia PKL Yang Berjualan di Trotoar di Kawasan Kota Bojonegoro

92
0
SHARE
Suasana, razia PKL di jalan-jalan protokol di Bojonegoro Kota. Tampak, para petugas yang hendak mengusung gerobak milik PKL yang bandel masih jualan di trotoar atau di badan jalan, Kamis (30/03/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro, kembali melakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima (PKL) yang “masih bandel”. Pasalnya, mereka masih berjualan di atas trotoar yang mestinya berfumgsi untuk para pejalan kaki. Kegiatan razia PKL dilaksanakan dengan dibagi 2 (dua) peleton dengan menyisir Jl KH Mansur, KH Hasyim Asy’ari, Jl Panglima Sudirman, Jl Diponegoro dan Jl Teuku umar yang berada di Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (30/03/2017).

Razia PKL yang dimulai sejak pukul 09.00 wib dan berakhir sekira pukul 12.00 wib itu, merupakan tindak lanjut teguran pihak Satpol PP atas nama Pemkab Bojonegoro, yang telah memberikan peringatan kepada para pedagang agar mereka menghentikan aktifitasnya berjualan di atas trotoar atau dibahu jalan.

Pj Kepala Satuan Satpol PP Kabupaten Bojonegoro Achmad Gunawan melalui Kasi Operasional (Kasiops) Sudari mengatakan, jika sebelumnya sudah ada teguran baik secara lisan maupun secara tulisan. Namun, mereka masih saja bandel dan terus saja berjualan di trotoar. Sehingga kita mengambil tindakan dengan melakukan razia. Beberapa barang-barang milik para PKL dibawa petugas, yakni, terpal, meja maupun 2 (dua) gerobak, dengan maksud untuk memberikan efek jera kepada mereka.

Suasana, razia PKL di jalan-jalan protokol di Bojonegoro Kota. Tampak, para petugas yang hendak mengusung meja milik PKL yang bandel masih jualan di trotoar atau di badan jalan, Kamis (30/03/2017).

“Kegiatan razia PKL tersebut dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi trotoar dan bahu Jalan. Para PKL yang berjualan di trotoar dan bahu jalan telah melanggar Perda Nomor 15 tahun 2015 tentang penertiban umum,” tegas Kasiops Sudari saat ditemui usai kegiatan, Kamis (30/03/2017).

Berita Terkait  Nama Raskin Di Lamongan, Sudah Ganti Nama Rastra

Menurutnya, razia penertiban PKL akan dilakukan secara berkala dan terus-menerus secara intensif. Bagi mereka yang membandel, akan dilakukan penindakan sesuai dengan aturan yang ada. **(Kis/Red).

Comments

comments