Home Peristiwa Saat Hendak Diparkir Untuk Dicuci, Mobil Ini Kebablasan Masuk Ke Sungai

Saat Hendak Diparkir Untuk Dicuci, Mobil Ini Kebablasan Masuk Ke Sungai

1286
SHARE
Sebuah mobil yang kebablasan masuk sungai saat hendak diparkir dan mau dicuci di tempat cuci mobil dan sepeda motor yang berada di Jl Dewi Sartika, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (27/9/2017).
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Mobil milik Tedy asal Surabaya dengan nomor polisi (nopol) L-1195-PC tercebur di sebuah saluran irigasi alias sungai di salah satu tempat cucian mobil dan sepeda motor yang berada di Jl Dewi Sartika, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (27/9/2017).

Peristiwa terceburnya mobil tersebut, gara-gara salah satu pekerja pencucian tidak bisa memasukkan mobil tersebut ke dalam tempat pencucian yang ada. Selain itu, salah satu pekerja tersebut dinilai masih belum mahir dalam mengemudikan mobil alias masih dalam taraf belajar (blajaran, Jawa red).

Kepada para awak media, pemilik mobil Tedy mengatakan, bahwa pekerja cuci mobil itu sangat ceroboh dan kurang berhati-hati saat memasukkan kendaraan pada tempat cucian mobil sehingga membuat mobilnya harus tercebur ke saluran irigasi yang berada di belakang tempat pencucian mobil tersebut.

“Sebelumnya, saya memarkirkan mobil saya di pinggir jalan, hal itu karena tempat cuci mobil tersebut lagi antri. Setelah giliran mobil saya, salah satu pekerja cucian kendaraan meminta kunci mobil ke saya untuk memasukan mobil tersebut ke dalam tempat cucian. Karena, saat itu saya sedang makan di warung dekat tempat cuci mobil, maka kunci saya serahkan kepada mereka,” tegas Tedy, Rabu (27/9/2017).

Ketika satu pekerja cucian mengemudikan mobil tersebut, tiba-tiba pekerja cucian tersebut tidak bisa menguasai sehingga mengakibatkan mobil milik korban tercebur ke saluran irigasi yang berada di belakang tempat pencucian tersebut.

Mengetahui kejadian tersebut korban langsung marah-marah dan meminta pertanggung jawaban dari pelaku atau pemilik tempat cuci mobil tersebut. Sebenarnya, kalau memang tidak bisa setir mobil sebaiknya bilang saja. Biar tak terjadi permasalahan seperti ini.

“Tadi saya sempat lihat, jika pekerja itu ugal-ugalan ketika hendak memarkirkan mobil saya di tempat pencucuian tersebut. Apalagi, dia bekerja juga sambil bercanda dengan teman-temanya,” ungkapnya.

Korban akhirnya memanggil mobil derek untuk mengevakuasi kendaraan miliknya itu. Korban juga meminta ganti rugi kepada pemilik tempat pencucian. Akan tetapi, pemilik tempat pencucian tersebut juga belum ada jawaban.

“Mobil derek saja yang manggil saya. Pemiliknya belum ada kelihatan dan belum ada konfirmasi terkait ganti rugi atas kejadian ini,” katanya kesal. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE