Home Kesehatan & Seksologi RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Tingkatkan Kualitas Dengan Layanan Cath Lab

RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Tingkatkan Kualitas Dengan Layanan Cath Lab

260
SHARE
Bupati Bojonegoro Suyoto saat melihat secara langsung kegiatan pelayanan katerisasi dan angigrafi (Cath Lab) yang dilaksanakan oleh RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Jl Veteran Bojonegoro, Selasa (28/02/2017).
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia serta memiliki peran penting dalam kehidupan, termasuk sebagai salah satu investasi untuk mendukung tingkat perekonomian suatu bangsa. Karena masyarakat yang sehat akan memiliki tingkat produktivitas yang optimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pada akhirnya akan berimplikasi pada meningkatnya perekonomian di suatu daerah.

Dengan pentingnya kesehatan itu, membuat Pemkab Bojonegoro mengambil keputusan untuk menempati Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berada di Jl Veteran, Bojonegoro Kota. Perpindahan RSUD lama di Jl Dr Wahidin No 40 Kelurahan Mojokampung ke RSUD ‘yang baru’ di Jl Veteran, Bojonegoro Kota, sudah dimulai sejak tanggal 13 Desember 2016 lalu.

Proses relokasi dilaksanakan secara bertahap menjadi tiga tahap yakni, untuk tahap pertama adalah relokasi pada seluruh pelayanan rawat jalan yang terdiri dari 19 layanan poliklinik, layanan Rehabilitasi Medik dan manajemen Rumah Sakit. Tahap kedua relokasi meliputi fasilitas Rawat Inap, Instalasi Hemodialisa, Instalasi Laboratorium dan Instalasi Farmasi.

Untuk relokasi tahap pertama dan kedua telah berjalan dengan lancar dan sukses. Sedangkan untuk relokasi tahap terakhir, adalah proses relokasi Kamar operasi, Instalasi Gawat Darurat, dan Rawat Inap Bedah yang saat ini masih dalam proses persiapan, karena ketiga bagian ini tidak dapat dipisahkan dan harus dilakukan relokasi secara serentak.

Tim medis yang siap memberikan pelayanan katerisasi dan angigrafi (Cath Lab) di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Jl Veteran Bojonegoro, Selasa (28/02/2017).

Guna meningkatkan pelayanan yang lebih baik, RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo yang berada di Jl Veteran, kini sudah ada pelayanan untuk pengobatan penyakit jantung yang cukup canggih dan modern. Pihak RSUD berupaya mengembangkan layanan kateterisasi jantung agar kasus-kasus penyakit jantung dapat dilayani secara paripurna di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo.
Kepala RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Hariyono mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan jantung di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo. Secara khusus memiliki tujuan dilaksanakannya Peresmian layanan kateterisasi jantung, Peningkatan pengetahuan tentang perkembangan penanganan penyakit Jantung dan Live demo transmission tindakan Kateterisasi jantung.

“Dengan adanya pelayanan katerisasi jantung dan angigrafi (Cath Lab) dan didukung dengan SDM yang professional, kami dapat menangani pasien penyakit jantung secara paripurna dan berkualitas baik di wilayah Kabupaten Bojonegoro maupun di wilayah sekitarnya seperti Kabupaten Tuban, Lamongan dan Blora,” demikian disampaikan Kepala RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro dr Haryono, Selasa (28/02/2017).

Ditambahkannya, dengan tersedianya layanan cathlab di RSUD Dr.R.Sosodoro Djatikoesoemo kami berharap dapat menekan biaya, waktu, jarak serta tenaga untuk pengobatan pasien penyakit jantung.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari yakni di Hari pertama dengan Launching layanan Cathlab dan Live Demo Transmission tindakan kateterisasi jantung. Untuk hari kedua yaitu Seminar dan Workshop.

Dalam kegiatan tersebut menghadirkan Nara Sumber, Tim Dokter Spesialis Jantung PERKI Surabaya, Tim Dokter Spesialis Jantung RSUD Dr.R.Sosodoro Djatikoesoemo dan Ikatan Perawat Cathlab Indonesia (IPCI). Dengan peserta kegiatan ini diikuti oleh 360 peserta yang yang terdiri dari tenaga dokter dan perawat.

Perlu diketahui, bahwa di Indonesia, prevalensi penyakit jantung koroner cenderung semakin meningkat. Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) yang dilakukan secara berkala oleh Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penyakit jantung memberikan kontribusi sebesar 19,8 persen dari seluruh penyebab kematian dan terus meningkat angkanya. Penyakit jantung koroner menempati urutan pertama dalam deretan penyebab utama kematian di Indonesia.

Bupati Bojonegoro Suyoto berkenan meresmikan kegiatan Launching layanan Cathlab dan Live Demo Transmission tindakan kateterisasi jantung. Untuk hari kedua yaitu Seminar dan Workshop tersebut, Selasa (28/02/2017). **(Kis/Red).

Loading...
SHARE