Home Hukum & Kriminal Razia Tambang Pasir Mekanik di Cengungklung, Sat Sabhara Polres Bojonegoro Membakar Mesin...

Razia Tambang Pasir Mekanik di Cengungklung, Sat Sabhara Polres Bojonegoro Membakar Mesin Sedot Pasir

143
SHARE
Suasana, Razia tambang pasir mekanik di Bengawan Solo turut Dusun Jaji, Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, oleh Sat Sabhara Polres Bojonegoro dengan memberikan efek jera membakar mesin sedot pasir milik penambang, Sabtu (12/8/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Razia tambang pasir mekanik atau yang biasa disebut tambang illegal, terus dilakukan oleh Polres Bojonegoro secara berkala dan terus-menerus. Akan tetapi hingga kini belum mampu memberikan efek jera terhadap para pelakunya. Makanya, pihak Polres Bojonegoro melakukan tindakan tegas terhadap penambang pasir mekanik yang beroperasi di aliran Bengawan solo yang melintasi wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, dengan cara menyita mesin sedot pasir hingga membakarnya.

Begitu juga dengan razia yang digelar Sat Sabhara Polres Bojonegoro, di tambang pasir yang berada di Bengawan Solo turut Dusun Jaji, Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (12/8/2017).

Dalam razia tersebut, petugas mendapati adanya 4 (empat) Ponton Jab alat penyedot pasir yang sedang tidak beraktifitas dan tidak ada pemiliknya. Selanjutnya, personil Sat Sabhara melakukan Pemusnahan dengan cara membakar mesin sedot pasr di lokasi dan menenggelamkannya.

Kasat Sabhara Polres Bojonegoro AKP Syabain Rahmad kepada para awak media mengatakan, saat petugas datang ke lokasi tambang pasir mekanik di aliran Bengawan solo itu, para penambangnya sudah tak ada di tempat. Diduga penambang sudah mengetahui kedatangan polisi sehingga mereka lebih dulu melarikan diri sebelum petugas sampai di lokasi.

Suasana, Razia tambang pasir mekanik di Bengawan Solo turut Dusun Jaji, Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, oleh Sat Sabhara Polres Bojonegoro dengan membawa truk dan peralatan lainya sebagai barang bukti, Sabtu (12/8/2017).

“Karena kita temukan 4 (empat) Ponton Jab alat penyedot pasir yang sedang tidak beraktifitas dan tidak ada pemiliknya. Makanya, mesin sedot pasir kita bakar dan langsung kita tenggelamkan. Hal itu, untuk memberikan efek jera kepada para penambang mekanik itu agar tak lagi melakukan penambangan illegal tersebut,” tegas Kasat Sabhara Polres Bojonegoro AKP Syabain Rahmad, Sabtu (12/8/2017).

Berita Terkait  Disperta Bojonegoro, Bakal Pinjamkan Alat-alat Pertanian Kepada Para Petani, Gratis

Usai melakukan pemusnahan mesin sedot pasir dan peralatannya, tim gabungan tersebut mengamankan barang bukti berupa Truck mitsubishi warna kuning bak hijau dengan nomor polisi (nopol) K-1525-RH beserta alat pendukung sedot pasir, yakni, 3 buah skrop, 1 buah diesel, 2 meter ban playe, 2 buah selang spiral warna biru, 1 buah mesin player dan 1 buah katrol.

“Semua barang bukti (bb) tersebut dibawa ke Mapolres Bojonegoro, yang kemudian kami serahkan ke Sat Reskrim Polres Bojonegoro untuk dilakukan proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si saat ditemui secara terpisah mengatakan, pihaknya akan terus menertibkan pelaku penambangan pasir yang masih menggunakan mesin sedot pasir itu. Pihaknya tidak akan membiarkan pelaku yang mengarah pada kerusakan lingkungan dan ekosistem di bantaran Sungai Bengawan Solo yang melintasi wilayah hukum Polres Bojonegoro itu.

“Kami akan terus menindak pelaku penambang pasir yang masih menggunakan mesin sedot pasir itu. Kalau yang penambangan manual, kami perbolehkan,” ucap Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, Sabtu (12/8/2017).

Dengan penindakkan tegas tersebut, pihaknya berharap tak ada lagi penambang pasir yang menggunakan mesin mekanik untuk menyedot pasir. Selain dapat merusak ekosistem lingkungan juga dapat menjadi penyebabnya longsornya bantaran Bengawan solo itu. **(Yan/Red).

Loading...
SHARE