Home Hukum & Kriminal Press Release Kasus Penipuan dan Penggelapan, Pelakunya Dua Warga Bungur, Kanor

Press Release Kasus Penipuan dan Penggelapan, Pelakunya Dua Warga Bungur, Kanor

255
SHARE
Press Release Kasus Penggelapan dan penipuan di wilayah Sumberrejo, oleh 2 oknum warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Kasusnya digelar dalam Press Release di halaman Mapolres Bojonegoro, Selasa (6/6/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, menggelar Press Release tentang kasus penipuan dan penggelapan, yang bertempat di halaman depan Mapolres Bojonegoro Jl MH Tmarin 46, Kelurahan Klangon, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Selasa (6/6/2017) sekira pukul 10:00 wib.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, dalam Press Release dihadapan puluhan awak media mengatakan, pelaku penipuan dan penggelapan berinisial FR (24) dan AI (20) yang keduanya merupakan warga Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Kabuputen Bojonegoro, Jawa timur, dengan TKP (Tempat Kejadian Perkara) di 4 (empat) tempat yang berbeda dan semuanya berada di wilayah Kecamatan Sumberrejo. Mereka berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Bojonegoro.

Ditambahkannya, keempat tempat yang berbeda menjadi TKP dalam kasus penggelapan dan penipuan tersebut yakni di Perempatan jalan Dusun Tlumbung, Desa Sumberejo Kecamatan Sumberrejo, di Pasar Desa Sumberrejo, Kecamatan Sumberjo, di Pertigaan Telkom Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberjo, dan yang terakhir di sekitar Pasar Desa Sumberrejo, Kecamatan Sumberjo.

“TKP-nya berada di empat tempat yang berbeda, namun semuanya berada di dalam wilayah Kecamatan Sumberjo,” ungkap Kapolres Bojonegoro AKBP wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, Selasa (6/6/2017).

Dari tangan kedua pelaku, petugas telah mengamankan barang bukti berupa 1 buah buku BPKB atas nama Jema’in, 1 lembar STNK sepeda motor jenis Honda Beat warna merah dengan nomor Polisi S-6247-AB atas nama Jema’in, 1 buah buku BPKB atas nama Siti Umayah, 1 lembar KTP korban atas nama Ayu Mujayanti, 1 lembar kwitansi dengen penerima palaku FR serta 1 buah kaos, celana panjang dan sandal milik pelaku yang merupakan hasil penjualan dari hasil kejahatan melakukan penipuan dan penggelapan.

Berita Terkait  Babinsa Intensifkan Peninjauan Agar Dapat Meminimalisir Penyakit Pada Tanaman Padi

“Oleh penyidik keduanya dijerat dengan pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP subsider pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara”, tegasnya.

Guna mempertanggungg jawabkan kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik dan dilakukan penahanan di Rutan Mapolres Bojonegoro. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE