Home Sosial & Budaya Pepabri Bojonegoro, Dukung Mas Biyon Sebagai Bacabup Pilkada Bojonegoro 2018

Pepabri Bojonegoro, Dukung Mas Biyon Sebagai Bacabup Pilkada Bojonegoro 2018

1002
SHARE

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Brigjen Wardiyono berkunjung ke Kantor Pepabri (Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) Kabupaten Bojonegoro, yang berada di Jl Diponegoro Bojonegoro, Sabtu (4/6/2016).

Brigjen Wardiyono yang tiba pukul 11.00 WIB itu, disambut Ketua Pepabri Bojonegoro Letkol Kav (Purn) Sukardji dan pengurus dan anggotanya. Kehadiran pria asli Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu itu, disambut gembira dan disiapkan acara pertemuan di Aula Pepabri yang gedungnya nampak tua dan sudah rapuh itu.

Pertemuan yang diawali dengan sambutan selamat datang oleh Ketua Pepabri Bojonegoro Sukardji itu, dilanjutkan dengan sambutan Brigjen Wardiyono, yang akrab disapa Mas Biyon itu. Dengan gaya yang “apa adanya” Jendral Bintang satu itu, menyampaikan pengalaman hingga obsesinya ke depan.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya bersilaturahmi ke sesepuh TNI Bojonegoro yang tergabung dalam organisasi Pepabri ini. Saya mohon ijin, jika direstui maka saya akan maju sebagai bakal calon bupati (bacabup) Bojonegoro pada Pilkada tahun 2018 mendatang,” tegasnya.

Sebelum Mas Biyon menyampaikan niatnya itu, pria lulusan Akmil tahun 1985 itu, bercerita tentang riwayat hidupnya sejak kecil hingga remaja dan upayanya mencapai karier di militer hingga saat ini memiliki pangkat Brigjen yang bertugas di Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Menko Polhukam RI di Jakarta.

Niat Mas Biyon, disampaikan di hadapan para Pengurus dan anggota Pepabri karena organisasi ini merupakan tempat berkumpulnya para sesepuh TNI yang sudah purna itu. Walaupun dia berpangkat Jendral bintang satu, akan tetapi, baginyaPengurus dan anggota Pepabri merupakan senior sekaligus sesepuhnya di TNI yang perlu dihormati dan meminta ijin atas rencananya untuk berlaga sebagai Bacabup Bojonegoro dalam Pilkada 2018 mendatang.

Ada pernyataan yang sangat menyentuh, bagi keluarga besar Pepabri Bojonegoro yakni, perhatian Mas Biyon terhadap kondisi Kantor Pepabri yang sudah tua dan rapuh itu, akan tetapi hingga kini belum pernah dapat bantuan rehab atau dibangun oleh Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro atau instansi lainnya.

Berita Terkait  Njungok Bareng Sesion 3, Digelar di Balai Desa Kacangan, Tambakrejo

“Jika saya terpilih jadi bupati Bojonegoro, dalam hitungan jam, maka kantor ini akan saya bongkar dan saya bangun kembali dengan megah. Karena saya faham betul, negara ini tanpa ada TNI dan Polri tak akan bisa berdiri kokoh seperti saat ini. Sehingga, Pepabri yang merupakan pensiunan TNI itu, perlu diperhatikan. Salah satunya adalah dengan membangun kantor Pepabri yang menjadi tempat mereka berkumpul dan berorganisasi itu,” tegas Mas Biyon yang juga Ketua Pembina SMPP Bojonegoro itu serius.

Dalam sambutanya, Mas Biyon juga menyinggung tentang perlunya perubahan yang menyeluruh di Kabupaten Bojonegoro. Termasuk, melakukan pencegahan terhadap segala bentuk pungutan liar (pungli) dan segala bentuk korupsi yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

“Korupsi bisa dicegah korupsi dengan cara meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT Tuhan yang Maha Kuasa, juga ditanamakan sikap jujur dan disiplin yang tinggi. Saya akan membawa Bojonegoro bebas dari yang namanya pungutan-pungutan yang memberatkan masyarakat dan memberantas segala bentuk korupsi dari Bumi Angling Dharma ini,” kata Mas Biyon bersemangat.

Dia juga menyinggung, dengan pentingnya arah pembangunan Bojonegoro dengan dana APBD 2016 yang sudah mencapai angka 3,6 triliun lebih itu. Soalnya, dengan dana yang melimpah itu, pembangunan di Bojonegoro masih terkesan tertinggal dibandingkan dengan kabupaten di sekitarnya.

Prioritas yang bakal dibangun, pengairan di wilayah Bojonegoro selatan dengan membuka tanah solo valey untuk embung, yang bakal mengalirkan air Bengawan Solo dari Ngraho hingga Ke Baureno. Menurut pria yang masuk Akmil (Akademi Militer) tahun 1981 itu, jika pengairan bagus maka panen petani akan melimpah sehingga rakyat Bojonegoro yang sebagian besar petani itu, akan sejahtera.

Berita Terkait  Berkah Bendungan Gerak di Padang, Trucuk. Ada ‘Kiriman’ Ikan Bersama Datangnya Air Bengawan Solo

Pendidikan juga menjadi perhatianya, yaitu dengan membiayai siswa-siswi berprestasi dan mahasiswa-mahasiswi Bojonegoro untuk kuliah ke luar kota hingga ke luar negeri. Karena Bojonegoro ini, perlu memiliki penduduk yang pandai dan cerdas.

“Dengan dana APBD 3,6 triliun lebih, maka daerah akan mampu membiayai sekolah anak-anak berprestasi termasuk mahasiswa-mahasiswi Bojonegoro yang berprestasi. Sehingga, anak-anak yang berprestasi itu, akan mempu memajukan Bojonegoro dengan ilmu yang mereka miliki,” tegasnya.

Dia mencontohkan, Singapura misalnya, adalah negara kecil dengan penduduknya hanya 4 juta jiwa, tapi negara itu bisa menguasai perdagangan dunia karena warganya pandai-pandai. Makanya, warga Bojonegoro harus pandai, agar bisa menguasai dunia sehingga akan menjadi daerah yang maju dan warganya akan semakin makmur.

Sementara itu, menanggapi sambutan Brigjen Wardiono, Ketua Pepabri Bojonegoro Letkol Kav (Purn) Sukardji mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan sepenuhnya untuk pencalonan Brigjen Wardiyono sebagai Bacabup Bojonegoro pada Pilkada 2018 mendatang.

“Saya sudah kenal lama dengan beliau (Brigjen Wardiyono), saya tahu banget pribadi Mas Biyon. Beliau memiliki pribadi yang bagus dan hatinya yang sangat mulia. Kami Pepabri Bojonegoro sangat bangga memiliki seorang jendral yang rendah hati seperti Mas Biyon ini,” ujarnya.

Dengan pertimbangan tersebut, dia dan Keluarga besar Pepabri Bojonegoro menyatakan mendukung dan memberikan apresiasi atas pencalonan Mas Biyon sebagai bacabup Bojonegoro pada Pilkada 2016 mendatang.

“Pepabri mendukung dan memberikan doa restu atas pencalonan Mas Biyon sebagai Bupati Bojonegoro Periode 2018 – 2013. Semoga diberikan kelancaran dan sukses meraih jabatan bupati Bojonegoro pada Pilkada 2018 mendatang. Sehingga mampu membawa Bojonegoro untuk melakukan perubahan, dengan tujuan untuk membangun Bojonegoro yang lebih baik lagi,” tegas pria yang menjabat sebagai Ketua Pepabri Bojonegoro Periode 2013-2018 itu. **(Kis)

Loading...
SHARE