Home Pemerintahan & Politik Paslon Pilkada Ngawi OK Menang Mutlak 88 Persen

Paslon Pilkada Ngawi OK Menang Mutlak 88 Persen

3870
SHARE
Loading...

NGAWI- Perolehan hasil Pilkada di Kabupaten Ngawi tidak meleset dari banyak prediksi sebelumnya. Pasangan calon nomor urut 1 (satu) Budi Sulistyono/Kanang-Ony Anwar (OK) dari hasil hitungan cepat menang mutlak hingga 88 persen. Sedangkan pasangan calon nomor 2 Agus Bandono-Adi Susila (ABAS) hanya mampu meraup 12 persen suara.

Seperti yang disampaikan Kanang usai mencoblos surat suara di TPS 03 Kelurahan Margomulyo, Kecamatan Ngawi Kota, pihaknya meyakini bakal mendulang perolehan suara semaksimal mungkin dari 1.545 TPS yang tersebar di 19 wilayah kecamatan. Alasan riil tegasnya, masyarakat sudah tahu siapa yang harus dipilih untuk memimpin Ngawi 5 (lima) tahun ke depan.

“Kalau target tentunya semaksimal mungkin bisa 99 persen. Itu mendasar hasil survey kita sebelumnya dan tentunya masyarakat sudah tahu kok siapa yang harus dipilih untuk Ngawi ke depan ini,” jelas Kanang, Rabu (09/12/2015).

Dia juga menyampaikan, jika dirinya masih dipercaya masyarakat Ngawi, dia akan meneruskan beberapa program daerah baik jangka pendek maupun menengah. Terutama menuju Ngawi Visit Years 2017 dengan melakukan penataan pariwisata yang belum tuntas selain itu mengenai perekonomian menjadi sentral perhatianya nanti.

Sedangkan pasanganya Ony Anwar bersama keluarganya melakukan pemungutan suara di TPS 02 Kelurahan Margomulyo atau 500 meter dari kediamanya. Saat ditemui, dirinya mengatakan hanya pasrah kepada Allah SWT. Meski demikian dia optimis bakal memenangi pertarungan perebutan suara atas rivalnya ABAS.

Tak mau kalah dengan paslon incumbent yang diusung 9 partai, pihak ABAS yang berangkat melalui jalur independen alias perorangan, mereka langsung menarik kesimpulan, tetap optimis untuk menang.

“Kita tidak usah muluk-muluk, sudah tahu sendiri kan lawannya berat. Apalagi incumbent, yang penting menang. Kalau bicara angka tentunya untuk menang ya 51 persen itu saja,” terang Agus Bandono realistis.

Pada kesempatan yang sama paslon nomor urut 2 ini meninjau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 2 Jalan Diponegoro, Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi Kota. Seperti dijelaskan Agus Bandono kalau Pilkada Ngawi ini dia menangkan tentunya konsep pembangunan akan berbasis pedesaan sebagai langkah awal menata bumi orek-orek ini.

Memang sesuai pengakuan baik Agus Bandono maupun Adi Susila, dirinya tidak mempunyai hak memilih dan mencoblos karena masih terdaftar sebagai warga luar Ngawi. Sampai pelaksanaan Pilkada tersebut, Agus Bandono mengakui dalam status kewargaan masih tercatat sebagai penduduk Komplek Titian Kencana Blok K3 No.07 Bekasi Jakarta Utara.

“Kalau dulu memang saya asli penduduk Kecamatan Geneng karena sudah pindah ke Jakarta apa boleh buat tidak bisa memilih atau mencoblos demikian halnya Pak Adi Susila ini,” pungkasnya. **(Slam)

Loading...
SHARE