Home Peristiwa Mr X Diduga Orang Gila, Tertabrak Kereta api Ambarawa di Mayangrejo, Kalitidu

Mr X Diduga Orang Gila, Tertabrak Kereta api Ambarawa di Mayangrejo, Kalitidu

187
SHARE
Anggota Polsek Kalititidu dengan dibantu warga melakukan evakuasi Mr X korban kecelakaan tertabrak kereta api Ambarawa di Jalur Bojonegoro - Cepu, tepatnya di Dusun Talun, Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (13/8/2017).
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Kecelakaan kereta api (KA) kembali menimpa Mr X atau tak dikenali identitasnya. Korban tertanrak kereta api Ambarawa jurusan Semarang-Surabaya, dengan masinis M Mualim (35), nomor rangkaian KP162A, nomor loko CC 203981620, di jalur kereta api Bojonegoro – Cepu, turut Dusun Talun, Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (13/8/2017) sekira pukul 10:30 wib.

Peristiwa itu diketahui oleh saksi Yusman (39) warga Desa Mayanggeneng, Kecamatan Kalitidu, yang kemudian melapotkannya ke Mapolsek Kalitidu. Mendapat laporan tersebut anggota langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Selain anggota Polsek Kalitidu, juga datang ke lokasi kejadian, Anggi Wahyu (20), seorang security Stasiun Bojonegoro yang melakukan pengecekan tentang adanya seseorang yang tertabrak kereta api. Pria asal Trucuk itu, memperoleh informasi dari masinis Kereta Api Ambarawa bahwa ada orang yang tertabrak kereta api di wilayah Kecamatan Kalitidu.

Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat,S.Ag, kepada para awak media membenarkan jika telah terjadi kecelakaan kereta api dalam kondisi meninggal dunia. Hanya saja, korban adalah orang yang tak dikenal alias Mr X sebab korban tak membawa identitas apapun. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk dilakukan otopsi.

Masih meurut Sigimat, berdasarkan keterangan saksi Sa’in (55), warga Dusun Talun Desa Mayangrejo Kecamatan Kalitidu, bahwa orang tanpa identitas, yang meninggal dunia tertabrak kereta api tersebut, diduga adalah orang gila. Sebab beberapa hari belakangan ini, korban terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil identifikasi, ciri-ciri korban, panjang mayat 160 centimeter, rambut lurus hitam pendek, kulit sawo matang, badan kurus, memakai kaos panjang warna biru muda, memakai celana panjang warna hitam, memakai topi sekolah warna biru tua, bertuliskan SMPN 1 Babat.

“Korban meninggal dunia karena mengalami luka robek pada kepala bagian belakang,” ungkap Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat,S.Ag, Minggu (13/8/2017).

Hingga berita ini diaplaud belum ada keluarga korban yang datang mengambil jenazah tersebut. Sehingga, disampaikan kepada khalayak jika memiliki keluarga dengan cciri-ciri seperti tersebut, agar dapatnya menghubungi pihak RSUD Sosodoro Djakoesoemo Bojonegoro atau Polsek Kalitidu. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE