Home Sambang Desa Menandai HUT Lantas dan HKGB Ke-65, Polres Bojonegoro Salurkan Bantuan Air Bersih

Menandai HUT Lantas dan HKGB Ke-65, Polres Bojonegoro Salurkan Bantuan Air Bersih

46
SHARE
Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIk,M.Si, saat menyerahkan bantuan berupa air bersih kepada 120 KK di tiga titik, yang berada di Desa Bakulan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (16/9/2017).
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Peduli terhadap krisis air bersih di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Polda Jatim menyalurkan air bersih, dengan sasaran warga yang sedang mengalami krisis air bersih di Desa Bakulan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (16/9/2017).

Kegiatan penyaluran air bersih sebanyak 5 (lima) tangki yang berasal dari Kapolda Jatim yang disalurkan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, guna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polantas Ke-62 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkara (HKGB) Ke-65 Tahun 2017.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S BIntoro,SH,SIK,M.Si, terjun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi wilayah hukum Polres Bojonegoro yang masih terdapat desa-desa yang mengalam kekeringan dan terjadi krisis air bersih. Termasuk, wilayah Desa Bakulan, Kecamatan Temayang, yang menjadi sasaran kegiatan penyaluran air bersih tersebut.

“Kami salurkan bantuan berupa air bersih kepada warga yang sedang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Dengan harapan, bantuan tersebut bisa membantu warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga untuk kebutuhan sehari-hari,” tegas Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, Sabtu (16/9/2017) siang.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIk,M.Si, berfoto bersama usai menyerahkan bantuan berupa air bersih kepada 120 KK di tiga titik, yang berada di Desa Bakulan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (16/9/2017).

Ditmbahkannya, penyaluran bantuan air bersih dari Polda Jatim melalui Polres Bojonegoro tersebut, sesuai dengan arahan Presiden RI dan Kapolri. Dimana, Polisi harus selalu dekat dan peduli dengan masyarakat yang ada di wilayahnya.

Kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami krisis air bersih, juga nyambung dengan kegiatan Program Polisi Peduli.Sebuah, program kepedulian terhadap masyarakat yang dibuat dan dijalankan pada saat kepemimpinan AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si. Membantu warga yang sedang kesulitan air bersih di musim kemarau ini, juga termasuk bukti kepedulian Polisi terhadap masyarakat.

“Kegiatan pendistribusian air bersih juga merupakan Program “Polisi Peduli” yang bersamaan dengan peringatan HUT Lantas dan HKGB ke-65 tahun 2017,” ungkapnya.

Kegiatan ini, merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, karena masyarakat merupakan mitra polisi yang saling berkaitan. Dimana, Polisi harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat di wilayahnya. Termasuk, dengan membantu masyarakat yang mengalami kekeringan seperti saat ini.

“Yang sangat membahagiakan kami, saat bantuan air datang, warga desa yang sedang mengalami kekurangan air bersih itu, berlarian menuju tangki air bersih yang berasal dari Polres Bojonegoro. Wajah mereka, nampak ada secercah kebahagian saat bantuan air bersih itu datang. Mereka juga rela mengantri untuk memperoleh giliran pengisian air bersih dari wadah yang mereka bawa,” kata pria yang akrab disapa Mas Wahyu SB itu serius.

Sementara itu, Kepala Desa Bakulan H. Safari kepada para awak media mengatakan, pihaknya merasa senang sekaligus bangga, atas perhatian yang diberikan oleh Kapolda Jatim melalui Kapolres Bojonegoro, dengan memberikan bantuan air bersih kepada warganya itu.

“Desa Bakulan sini sudah tidak turun hujan selama dua bulan lebih sehingga sumber air mulai kering dan warga kekurangan air bersih. Alhamdulillah, warga kami telah dibantu air bersih dari Bapak Kapolres Bojonegoro. Semoga kegiatan semacam ini terus berlanjut, sehingga Polisi makin dekat dengan rakyat,” tegas Kepala Desa Bakulan H. Safari, yang turut serta di lokasi pendistribusian air bersih, Sabtu (16/9/2017).

Desa Bakulan Kecamatan Temayang, termasuk salah satu desa yang mengalami kekeringan di musim kemarau tahun ini, sehingga dilakukan distribusi air bersih yang disalurkan ke 120 KK (Kepala Keluarga) di tiga titik dengan menggunakan 5 tangki masing-masing berisi 6000 liter sehingga total bantuan air sebanyak 3000 liter.

Dalam kegiatan mengatasi krisis air bersih itu, bakal dilakukan komunikasi dengan para kapolsek yang berada di wilayahnya masing-masing. Para kapolsek hendaknya mendata wilayah mana saja yang mengalami krisis air bersih sehingga bisa dilakukan penyaluran air bersih secepatnya. Dengan demikian, bantuan bisa tepat sasaran dan memberi manfaat bagi warga yang membutuhkannya. **(Yus/Red).

Loading...
SHARE