Home Sosial & Budaya Mbah Taminah Wotanngare, Disambangi Kapolres dan Dandim 0813 Bojonegoro

Mbah Taminah Wotanngare, Disambangi Kapolres dan Dandim 0813 Bojonegoro

57
SHARE
Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, dengan didampingi Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh Redinal Dewanto,S.Sos serta Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, sambangi rumah Mbah Tamirah (79) yang berada di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (8/1/2018).
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Kepedulian Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro, SH,SIK,M.Si, sudah tak diragukan lagi. Setelah membantu beberapa warga miskin dengan melakukan bedah rumah, kini yang bersangkutan kembali menunjukkan perhatian terhadap warga miskin yang ada di wilayah hukum Polres Bojonegoro, Polda Jatim.

Kali ini, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, dengan didampingi Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh Redinal Dewanto,S.Sos serta Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, sambangi rumah Mbah Tamirah (79) yang berada di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (8/1/2018), sekitar pukul 17:00 wib.

Kedatangan Kapolres bersama Dandim dirumah Mbah Taminah yang berada di depan Balai Desa Wotanngare itu, disambut langsung oleh Mbah Taminah dengan wajah yang kaget serta tanpa bisa berkata apa-apa. Para tetangga juga turut berdatangan ke rumah Mbah Taminah saat kedua pejabat tinggi Bojonegoro itu memasuki rumah Bu Taminah yang hanya berukuran 3 x 4 meter tersebut.

“Sehat Mbah, betah teng griyo piyambaan? (Sehat Mbah, betah di rumah sendirian?),” ucap Kapolres dengan bahasa jawa yang masih kenthal itu.

Setelah berbincang-bincang dengan Mbah Taminah sejenak, Kapolres melanjutkan perbincangannya dengan keponakan Mbah Taminah yang telah diangkat sebagai anaknya mengenai kehidupan Mbah Taminah yang sebatangkara dan tidak mau meninggalkan rumahnya yang reot itu, kerumah anak angkatnya agar mendapatan kehidupan yang lebih layak lagi.

Dari keterangan anak angkat Mbah Taminah itu, bahwa Mbah Taminah dulunya jualan kopi di rumahnya sekarang yang ditempati itu. Hanya saja, karena sudah tua sehingga sudah tidak mampu lagi jualan kopi lagi. Sebetulnya, sudah ada solusi dari Kades, jika rumah Mbah Taminah bisa dibangun hingga menjadi rumah yang layak huni. Hanya saja, status hak tanahnya masih tetap Tanah Kas Desa (TKD), Desa Wotangare, Kalitidu.

Mendengar cerita dari anak angkatnya Bu Taminah itu, Kapolres berniat untuk melaksanakan bedah rumah, agar rumahnya menjadi layak huni.

Selanjutnya, sambil berpamitan dengan Mbah Taminah, Kapolres bersama Dandim menyerahkan tali asih agar bisa dimanfaatkan untuk menyambung hidup wanita renta sebatang kara itu. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE