Home Sosial & Budaya Jasa Penukaran Uang Baru, Sudah Menjamur di Kota Bojonegoro

Jasa Penukaran Uang Baru, Sudah Menjamur di Kota Bojonegoro

207
SHARE
Wahyu (42) asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, yang melakoni jasa penukaran uang baru yang mangkal di Jl Imam Bonjol utara Alun-alun Bojonegoro, Jawa timur, kamis (15/6/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Seperti biasanya, uang baru selalu menghiasi saat lebaran. Dimana, anak-anak lebih menyukai diberi uang baru ketimbang uang lama. Sehingga, tahun ini jasa penukaran uang baru juga sudah mulai marak dan menjamur terutama di jalan-jalan yang ada di wilayah di kota, sejak seminggu ini.

Seperti halnya, dengan jasa penukaran uang baru yang berada di Jl Imam Bonjol yang ada di utara Alun-alun Kota Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (15/6/2017). Seorang yang melokoni jasa penukaran uang baru Wahyu (42) seorang warga Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro itu, mengaku sudah menjajakan uang baru sejak Jum’at (9/6/2017) lalu.

“Saya sudah kerja di jasa penukaran uang baru sejak Jum’at minggu yang lalu mas. Setiap hari rata-rata ada yang tukar antara Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. Kalau mendekati hari raya, yang tukar makin banyak. Tapi biasanya stock sudah habis,” tegasnya.

Pemimpin redaksi rakyatindeenden.com Sukisno saat mewawanncarai Wahyu (42) asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, yang melakoni jasa penukaran uang baru yang mangkal di Jl Imam Bonjol utara Alun-alun Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (15/6/2017).

Menurut Wahyu, dirinya kerja menjadi penukar uang baru itu, bekerja pada orang dengan memperoleh fee 3 persen sedangkan pemilik modal mendapatkan 7 persen. Pekerjaan musiman itu dilakukan karena jelang hari raya uang baru sangat dibutuhkan. Jika menukarkan uang pecahan Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu, untuk per 100 ribu dikenakan jasa Rp 10 ribu.

Ditambahkan, sebaiknya segera tukar uang sekarang sebab jika stock akan habis karena yang menukarkan uang cukup banyak. Bahkan, jika mendekati hari raya omzetanya bisa mencapai Rp 50 hingga Rp 100 juta untuk seharinya.

Berita Terkait  Diduga Bocor, Sidak Dinas ESDM bersama Satpol PP Blora, Tak Temukan Penambang Beroperasi

Berdasarkan pemantauan rakyatindependen.com di lapangan menyebutkan, di sepanjang Jl Imam Bonjol, Bojonegoro Kota itu, ada sekitar 13 orang yang menawarkan uang baru dengan berdiri di samping kanan dan kiri jalan. Tak hanya orang Bojonegoro, mereka yang menjajakan uang baru itu ada warga Semarang dan juga warga dari Batak serta dari daerah lainnya.

“Kalau pengen tukar uang jangan sekarang saja, segera merapat ke Jl Imam Bonjol, utara Alun-alun Bojonegoro, agar masih kebagian dan keburu stock uang baru habis,” ujar Wahyu bersemangat. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE