Home Kesehatan & Seksologi Integrasi KB Bersama Mitra Kerja 2017, Digelar di Kampung KB Desa Pancur,...

Integrasi KB Bersama Mitra Kerja 2017, Digelar di Kampung KB Desa Pancur, Temayang

104
SHARE
Kabid KB KR BKKBN Jawa timur, Waluyo Ajeng Lukitowati,ST,MM, bersama Anggota DPRD Bojonegoro H Budi Irawanto, Forpimka, saat menyerahkan door prize, di acara Integrasi Kampung KB bersama mitra kerja Tahun 2017. Kegiatan tersebut digelar di halaman Balai desaDesa Pancur, Kecamatan Temyang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (28/12/2017).
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Kampung KB (Keluarga Berencana) Desa Pancur, Kecamatan Temyang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, memperoleh kesempatan ditempati acara Integrasi Kampung KB bersama mitra kerja Tahun 2017. Kegiatan tersebut digelar di halaman Balai desa setempat, Kamis (28/12/2017).

Kegiatan Integrasi KB yang sedianya dihadiri Anggota DPR-RI H. Abidin Fikri, hanya saja anggota Komisi IX berhalangan hadir dan diwakili oleh anggota DPRD Bojonegoro Drs H.Budi Irawanto,M.Pd.

Mas Wawan – demikian, anggota DPRD Bojonegoro Drs H.Budi Irawanto,M.Pd, akrab disapa – dalam kata sambutanya mengatakan, dirinya sangat mendukung adanya kegiatan Integrasi KB ini, sehingga masyarakat bisa memahami tentang arti pentingnya mensukseskan Program KB di Desa Pancur, Kecamatan Temayang ini.

“Kami prihatin dengan tingginya angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Bojonegoro. Sebab, Kabupaten Bojonegoro ini menduduki rangking tertinggi di kasus kematian ibu dan anak di Jawa timur ini,” tegas Mas Wawan.

Kabid KB KR BKKBN Jawa timur, Waluyo Ajeng Lukitowati,ST,MM, saat memberikan sambutanya di acara Integrasi Kampung KB bersama mitra kerja Tahun 2017. Kegiatan tersebut digelar di halaman Balai desa Pancur, Kecamatan Temyang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (28/12/2017).

Kabid PPBL BKKBN Bojonegoro H. Muslih,S.Sos,MM, dalam kata sambutanya mengatakan, bahwa Program KB dilaksanakan adalah untuk menekan angka pertumbuhan penduduk. Dengan ber KB maka ibu-ibu dapat mengatur angka kelahiran anak.

“Jika menikah bagi wanita belum genap usia 20 tahun dan laki-lakinya belum genap 25 tahun, maka harus menunda kehamilannya dengan cara ber KB. Bagi ibu-ibu yang tak ingin punya anak dulu maka cara mengatur jarak kehamilan ya harus ber KB. Jika sudah merasa cukup anak dan tak ingin tambah lagi, solusinya juga harus ber KB,” tegas Muslih, dihadapan ratusan peserta kegiatan Intregrasi KB di Desa Pancur, Temayang, Kamis (28/12/2017).

Sementara itu, Kabid KB KR BKKBN Jawa timur, Waluyo Ajeng Lukitowati,ST,MM, dalam wejanganya menyampaikan, bahwa acara yang diselenggarakan tersebut murni kegiatan KB. Kalau dalam kegiatan tersebut ada Anggota DPR RI Abidin Fikri yang berasal dari PDI Perjuangan itu, karena yang bersangkutan adalah anggota Komisi IX yang termasuk membidangi BKKBN itu.

“Kegiatan ini murni merupakan kegiatan penyuluhan KB kepada warga Desa Pancur, Kecamatan Temayang yang termasuk merupakan desa yang memiliki predikat Kampung KB. Kami menyampaikan tentang mengendalikan penduduk melalui program KB ini,” tegas Kabid KB KR BKKBN Jawa timur, Waluyo Ajeng Lukitowati,ST,MM, yang akrab disapa Bu Luki itu.

Anggota DPRD Bojonegoro H Budi Irawanto, bersama Kabid KB KR BKKBN Jawa timur, Waluyo Ajeng Lukitowati,ST,MM, Forpimka, saat berfoto bersama usai menyerahkan door prize, di acara Integrasi Kampung KB bersama mitra kerja Tahun 2017. Kegiatan tersebut digelar di halaman Balai desaDesa Pancur, Kecamatan Temyang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (28/12/2017).

Ditambahkannya, jika kelahiran tak diatur maka angka pertumbuhan penduduk tak bisa dikendalikan maka hal itu akan berdampak pada berbagai aspek, mulai dari gizi buruk, pendidikan anak yang kurang memadai, hingga kurangnya tersedianya lapangan kerja serta berbagai persoalan lainnya.

“Makanya, angka kelahiran itu harus diatur melalui program KB. Dengan ikut KB, maka diharapkan ibu hamil bisa ikuti Posyandu, ada senam ibu hamil hingga bagaimana mengatasi kelahirn dengan resiko tinggi. Semua diatur dalam KB tersebut,” ungkapnya.

Sebeumnya, Camat Temayang Ir Hery Widodo,MM, juga memberikan sambutanya. Tampak hadir Kapolsek Temayang AKP Margono, anggota Posramil Temayang, Kades Pancur Lulus Pujiono beserta isteri dan para perangkat desanya. Tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Kades Pancur Lulus Pujiono secara terpisah dimintai komentarnya mengatakan, atas nama Pemerintah desa dan warga Desa Pancur, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI Abidin Fikri yang telah berkenan menggelar kegiatan Integrasi KB bersama mitra kerja di desa ini. Dengan begitu, Desa Pancur yang sudah masuk sebagai Kampung KB sejak tahun 2016 itu, makin memahami tentang keluarga berencana.

“Dengan makin memahami tentang KB, maka angka kelahiran di desa Pancur ini bisa ditekan, sehingga pertumbuhan penduduk bisa dikendalikan. Muaranya, ekonomi makin membaik sehingga warga kami bisa makin sejahtera,” kata Kades Pancur Lulus Pujiono, menegaskan.

Ada yang menarik, dalam kegiatan tersebut, para undangan diminta untuk naik panggung diberikan pertanyaan seputar KB. Bagi yang bisa menjawab pertanyaan maka langsung diberikan door prize. Sehingga kegiatan Nampak hidup dan makin semarak. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE