Home Pemerintahan & Politik Festival Waluh Jadi Ajang Promosi Potensi Desa Kumpulrejo, Kapas

Festival Waluh Jadi Ajang Promosi Potensi Desa Kumpulrejo, Kapas

131
SHARE
Wakil Bupati Bojonegoro H. Setyo Hartono didampingi Camat Kapas H. Sukirno, usai membuka Festival Waluh, yang selanjutnya mencicipi dodol waluh dengan panjang 16 meter, di Lapangan Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (6/8/2017).

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Potensi desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro satu persatu mulai nampak dan dikelola hingga menjadi desa wisata yang mampu meningkatkan PADes (Pendapatan Asli Desa) dan juga mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Bojonegoro dari sektor non migas. Sebut saja, belimbing di Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, salak di Desa Wedi dan sekitarnya, jambu Kristal di Desa Padang, Kecamatan Trucuk dan yang paling baru alias gres adalah waluh atau labu kuning yang ada di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Guna mengoptimalkan dan memberdayakan waluh, yang bisa dibuat aneka makanan maka dibuatlah kegiatan Festival Waluh yang diselenggarakan oleh Pemerintah desa (Pemdes) Desa Kumpulrejo, untuk ajang promosi potensi waluh yang berada di Desa Kumpulrejo yang berada di ujung selatan wilayah Kecamatan Kapas, Bojonegoro itu.

Festival waluh dibuka secara simbolis oleh Wakil Bupati Bojonegoro H. Setyo Hartono, yang didampingi Camat Kapas H. Sukirno, Forpimka Kapas, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bojonegoro Suharto, Kepala desa Kumpulrejo Mitono serta undangan lainnya.

Dalam kata sambutanya, orang nomor 2 di Pemkab Bojonegoro itu mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kumpulrejo dan seluruh warga desa Kumpulrejo yang telah berhasil menggelar event besar seperti ini.

“Ini bentuk inovasi warga Desa Kumpulrejo yang mampu memberdayakan waluh. Memang, waluh itu ada dimana saja, namun jika memanfaatkan waluh menjadi aneka makanan, itu yang luar biasa. Oleh sebab itu, saya mengucapkan selamat dan sukses atas kegiatan Festival Waluh ini, semoga ke depan warga Desa Kumpulrejo makin kretaif dan makin maju lagi,” tegas Wakil Bupati Bojonegoro H. Setyo Hartono, Minggu (6/8/2017).

Berita Terkait  Kisah Sukses Brigjen TNI Wardiyono, Dampingi Manajemen Persibo Cabut Sangsi PSSI, Oleh: Sukisno

Ditambahkan, kreatifitas warga ini sangat membanggakan karena bisa memberikan andil besar dalam meningkatkan pendapatan warga desa terutama bagi ibu-ibu. Karena mereka bisa bekerja disektor ekonomi kreatif ini untuk memperoleh tambahan penghasilan untuk rumah tangganya.

“Saya bangga dengan inisiatif dari Kepala desa Kumpulrejo, Perangkat desa dan tokoh masyarakat di sini yeng telah berhasil meningkatkan mutu dan kualitas Waluh menjadi aneka produk yang enak dimakan, aman dan yang istimewa makanan waluh itu juga berkhasiat. Agar tak membosankan para penikmat waluh, sebaiknya produk dengan bahan baku waluh ini makin ditingkatkan ragamnya sehingga semakin laris manis di pasaran,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bojonegoro itu.

Sementara itu, Kepala Desa Kumpulrejo Mitono dalam laporannya, dia menjelaskan tentang tujuan digelarnya bahwa Festival Waluh di Kumpulrejo Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur itu. Salah satunya, adalah untuk sumbangsih warga Desa Kumpulrejo yang ingin berkarya dan mempromosikan potensi waluh untuk menjadi makanan olahan yang cukup beragam itu.

“Berbagai olahan waluh ini akan menjadi identitas baru atau icon baru bagi Kabupaten Bojonegoro, di tingkat nasional dan di mata dunia. Guna menambah khasanah makanan di Desa Kumpulrejo, kita juga sedang merintis olahan baru yaitu makanan yang berbahan dasar tanaman kelor,” tegas Kepala desa Kumpulrejo Mitono, dalam laporanya di Festival Waluh, yang digelar di Lapangan Desa Kumpulrejo, Minggu (6/8/2017).

Berita Terkait  Pemkab Tuban, Upayakan Pembibitan Regenerasi Koes Plus

Ditambahkan, atas nama Pemerintah desa Kumpulrejo dan masyarakat setempat, dirinya mengharapkan agar Pemkab Bojonegoro bersedia membantu melakukan promosi produk olahan Waluh ini.

Kegiatan Festival waluh yang juga dikunjungi ribuan warga Desa Kumpulrejo dan sekitarnya itu, menggelar pameran dengan menjual produk makanan olahan yang terbuat dari waluh. Dalam kesempatan itu, juga dipamerkan dodol waluh sepanjang 16 meter, yang merupakan hasil karya ibu-ibu warga Desa Kumpulrejo. Yang sempat ditinjau oleh Wakil Bupati Bojonegoro H. Setyo Hartono beserta rombongan usai membuka festival waluh tersebut. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE