Home Kesehatan & Seksologi Dinas Kesehatan Bojonegoro, Lakukan Penyuluhan Imunisasi dan PTM, di TMMD Ke-100

Dinas Kesehatan Bojonegoro, Lakukan Penyuluhan Imunisasi dan PTM, di TMMD Ke-100

65
SHARE
Suasana, penyuluhan kesehatan Program Imunisasi dan PTM di TMMD Ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro, digelar di Balai desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (5/10/2017).
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Guna meningkatkan kesehatan di wilayah sasaran Kegiatan TMMD ke 100 Kodim 0813 Bojonegoro, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro berkenan menggelar Penyuluhan kesehatan pada Program Imunisasi dan Penyakit Tidak Menular ( PTM ), di Balai Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (5/10/2017).

Sosialisasi ini bertujuan agar Program PTM ini akan berjalan lebih baik lagi, sesuai target bila semua aspek memahami arti dan pentingnya program PTM tersebut. Guna mensuksekan kegiatan tersebut, Kepala Desa Meduri, Kepala Puskesmas Margomulyo, Pengelola Program PTM Puskesmas, para Kader Posbindu PTM dan masyarakat Meduri.

Dalam sambutannya Kades Meduri Hariyono, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan atas kerjasama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro dengan TNI untuk mendukung kegiatan TMMD ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro, yaitu program non fisik di bidang kesehatan yang menyasar ke masyarakat desa Meduri, Margomulyo ini.

“Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui jenis-jenis Imunisasi dan Penyakit Tidak Menular (PTM). Selain itu juga agar masyarakat tahu bagaimana langkah preventifnya sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan kuat,” katanya serius.

Tampak, warga yang sedang mengikuti penyuluhan kesehatan Program Imunisasi dan PTM di TMMD Ke-100 Kodim 0813 Bojonegoro, digelar di Balai desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (5/10/2017).

Kapuskesmas Margomulyo Dr. Mulyono mengatakan, pentingnya pengetahuan dan pemahaman bagi masyarakat tentang Imunisasi dan Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan modal dalam menciptakan sebuah kehidupan yang sehat, selain itu juga menyiapkan anak-anak menjadi generasi yang sehat dan berkualitas.

“Urgenitas Imunisasi bagi para balita memiliki dampak yang positif di masa depan, mereka akan memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit sehingga dalam aktivitasnya tidak mengalami hambatan yang berarti,” ungkapnya.

Dengan melaksanakan penyuluhan tentang Imunisasi dan PTM, maka diharapkan para masyarakat mengenal tanda, gejala, dan penatalaksanaan tentang penyakit tersebut. Sehingga bisa mengurangi resiko penyakit bertambah parah atau bahkan mengurangi resiko kematian dengan bertindak lebih cepat, tepat dan akurat.

“Pengetahuan yang diperoleh dalam sosialisasi ini, hendaknya bisa ditularkan minimal kepada keluarga, tetangga dan warga lainnya,” katanya dengan penuh harap. **(Yan/Red).

Loading...
SHARE