Home Hukum & Kriminal Di Desa Temu, Kanor, Ada Seorang Cucu Yang Tega Membacok Kakeknya Sendiri

Di Desa Temu, Kanor, Ada Seorang Cucu Yang Tega Membacok Kakeknya Sendiri

379
SHARE
Seorang korban penganiayaan yang bernama Sungadi (74), warga Dusun Dono, Desa Temu, RT 004, RW 001, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang dianiaya oleh cucunya sediri hingga dilarikan ke Puskesmas Kanor, Senin (9/10/2017) sekira pukul 08:00 wib.

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Seorang cucu tega menganiaya kekeknya sendiri dengan menyabetkan pisau ke tubuh kakenya sendiri atau korban hingga terluka dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis. Kejadian nahas itu terjadi, di Dusun Dono, Desa Temu, RT 004, RW 001, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (9/10/2017) sekira pukul 08:00 wib.

Peristiwa itu berawal saat pelaku berinisial EP (26) warga Desa Sugihan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, datang ke rumah korban yang bernama Sungadi (74), yang juga masih kakek pelaku. Penganiayaan tersebut dilakukan pelaku saat dia bertandang ke rumah kakeknya yang berada di Dùsun Dono, Desa Temu, RT 004, RW 001, Kecamatan Kanor, yang juga menjadi TKP (Tempat Kejadian Perkara), dalam tindak pidana penganiayaan tersebut.

Menurut saksi mata dalam kejadian tersebut yaitu Titis Kusnadiati (43), pelaku datang ke rumah korban, pada Senin (9/10/2017) sekira pukul 07:00 wib. Awalnya, pelaku datang untuk menemui kakeknya dengan niat menanyakan nama ayahnya, dikarenakan pelaku merasakan badannya seperti terkena santet.

Karena kakeknya berada di dalam kamar tidurnya dan tak kunjung keluar, membuat pelaku berang hingga mendobrak pintu kamar kakeknya yang di terkunci itu. Mendapati kakeknya sedang tiduran, pelaku langsung membacok tangan kakeknya, menggunakan pisau yang telah disiapkan dari rumah, hingga mengenai bagian tangan kiri dan pipi kiri korban.

Berita Terkait  Bengawan Solo Meluap, TMA di TBS Kota Bojonegoro Angkanya Stabil
Pelaku penganiayaan berinisial EP (26) warga Desa Sugihan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, yang tega menganiaya kakeknya sendiri yang bernama Sungadi (74), dengan TKP di di Dusun Dono, Desa Temu, RT 004, RW 001, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (9/10/2017) sekira pukul 08:00 wib.

Melihat korban dianiaya oleh akhirnya Titis Kusnadiati (43), yang juga saksi pertama berniat untuk melerai namun dirinya tak mampu menandingi pelaku yang beringas seperti kesetanan itu. Sehingga, dia berteriak minta tolong ke warga dan tetangga sekitar. Kemudian datanglah saksi kedua Elis Hariyanti (39) serta saksi ketiga Agus Junaedi (19), yang semuanya merupakan kerabat dan tetangga korban.

Ketiga saksi itu bagi tugas, dimana Titis Kusnadiati (43) dan Elis Hariyanti (39) mengsung korban untuk dilarikan ke Puskesmas Kanor sambil melaporkan kejadian itu ke petugas jaga di Mapolsek Kanor. Sedangkan pelaku diamankan oleh saksi Agus Junaedi (19) di dalam kamar, sambil menunggu petugas dari Polsek Kanor tiba di lokasi kejadian.

Kapolsek Kanor AKP Imam Kanafi,SH, kepada para awak media membenarkan jika telah terjadi tindak pidana penganiayaan seorang cucu kepada kakeknya sendiri, dengan TKP di Dùsun Dono, Desa Temu, RT 004, RW 001, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Senin (9/10/2017).

Begitu memperoleh laporan, petugas Polsek Kanor langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, menanyai para saksi mata dalam kejadian tersebut dan menangkap pelaku untuk digiring ke Mapolsek Kanor guna proses hukum lebih lanjut.

“Kini pelaku sudah diamankan di Sel Tahanan Mapolsek Kanor untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Juga berhasil diamankan barang bukti 1 (satu) buah linggis, 1 (satu) buah pisau dan 1 (satu) unit sepeda motor milik pelaku, yang dikendarai untuk melakukan tindak pidana penganiayaan tersebut,” tegas Kapolsek Kanor AKP Imam Kanafi,SH.

Berita Terkait  Truk Tabrak Pengendara Sepeda motor, Lalu Menabrak Rumah Milik Warga, di Sekar

Masih menurut Imam Kanafi, Saat ini pelaku ditahan di rumah tahanan Polsek Kanor dan penyidik masih meminta keterangan terhadap pelaku termasuk meminta keterangan pada saksi-saksi.

Masih menurut Imam Kanafi, belum diketahui motif pelaku hingga tega melakukan penganiayaan terhadap kakeknya sendiri itu.

“Dalam kejadian tersebut, oleh penyidik pelaku disangka telah melanggar Pasal 351 ayat (2) dan atau Pasal 353 ayat (2), tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun,” kata Imam Kanafi menegaskan. **(Kis/Red).

Loading...
SHARE