Home Pemerintahan & Politik Arief Januarso Mengambil formulir Sebagai Cabup, di DPC PDI Perjuangan Bojonegoro

Arief Januarso Mengambil formulir Sebagai Cabup, di DPC PDI Perjuangan Bojonegoro

93
SHARE
Arief Januarso,S.Sos,M.Si, saat mengambil formulir Cabup Pilkada Bojonegoro 2018 di DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, yang ditemui sektertaris DPC Dony Bayu Setiawan, di Kantor DPC PDI Perjuangan Bojonegoro yang berada di Jl Panglima Polim 69, Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (14/6/2017).
Loading...

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Arief Januarso,S.Sos,M.Si, mendatangi Kantor DPC PDI Perjuangan Bojonegoro yang berada di Jl Panglima Polim 69, Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (14/6/2017), untuk mengambil formulir pendaftaran calon bupati – calon wakil bupati yang bakal di usung oleh PDI Perjuangan dalam Pilkada Bojonegoro 2018 mendatang.

Arief Januarso yang akrab disapa Mas Ayik itu, saat mengambil formulir pendaftaran cabup ditemui Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Dony Bayu Setiawan,SH, dan staf DPC PDI Perjuangan Bojonegoro. Mas Ayik diterima di ruang Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, untuk memperoleh penjelasan tentang mekanisme dan tata cara dalam pendaftaran jika hendak berlaga melalui PDI Perjuangan.

Usai mengambil formulir, Mas Ayik berjanji akan segera mengembalikan formulir itu. Sehingga, pencalonannya melalui PDI Perjuangan Bojongoro itu bakal mulus dan dia yakin jika bakal mendapatkan rekom dari Ketua DPP PDI Perjuangan Ibu Hj Megawati Soekarno Poetri.

Kepada para awak media Mas Ayik mengatakan, dengan mendaftar ke DPC PDI Perjuangan Bojonegoro itu, menjadi bukti bahwa dirinya sangat serius dalam pencalonannya dan tekadnya untuk maju dan berlaga dalam Pilkada Bojonegoro 2018 mendatang.

Disampaikan oleh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Soejitno yang mengelola Universitas Bojonegoro (Unigoro) itu, bahwa dirinya mendaftarkan ke PDI Perjuangan merupakan langkah yang ditempuh untuk memperoleh ‘kendaraan’ atau partai politik agar bisa maju sebagai calon bupati dalam Pilkada Bojonegoro 2018 mendatang. PDI Perjuangan akhirnya menjadi pilihannya untuk berangkat menjadi orang nomor satu di Kota Migas tersebut.

“Sebelumnya, saya sudah turba (turun ke bawah) dan bersosialisasi ke bawah dan membangun jaringan di tingkat grassroots atau akar rumput dengan cara blusukan ke desa-desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” ungkapnya.

Niat baik dirinya serta keseriusannya itu, diharapkan bakal memperoleh dukungan dari warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini. Pihaknya, juga berharap do’a dan dukungan masyarakat Bojonegoro agar dirinya lolos dan mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan di Jakarta.

“Mohon do’a restu dan dukungan, mudah-mudahan saya mendapatkan rekom dari DPP PDI Perjuangan sehingga saya bisa maju sebagai cabup melalui PDI Perjuangan Bojonegoro dalam Pilkada 2018 mendatang,” katanya sambil berharap.

Perlu diketahui, bahwa Arif Januarso,S.Sos,M.Si, merupakan cabup ke-4 yang mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan Bojonegoro. Yang pertama mengambil formulir pendaftaran adalah Pudji Dewanto (47) seorang konsultan yang masih aktif di Jakarta, yang kedua Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Drs H Budi Irawanto,M.Pd dan yang ketiga Akmal Boedianto yang saat ini masih menjabat di Pemprov Jatim dan yang ke empat adalah Arief Januarso,S.Sos,M.Si, yang aktif sebagai Ketua Yayasan Soejitno yang mengelola Universitas Bojonegoro (Unigoro). **(Kis/Adv).

 

Loading...
SHARE