Home Kesehatan & Seksologi Area Bendungan Gerak Bojonegoro, Jadi Ajang Pacaran Para ABG

Area Bendungan Gerak Bojonegoro, Jadi Ajang Pacaran Para ABG

1098
0
SHARE
Area Bendungan gerak yang dipakai ajang pacaran bagi para ABG di Bojonegoro, terutama saat hari libur.

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Bendungan gerak Bojonegoro yang terletak di Desa Padang Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro yang berbatasan dengan Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi tempat wisata alam yang menarik pada aliran Sungai Bengawan Solo itu. Dimana, Bendungan gerak dengan dilengkapi jembatan yang menyeberangi sungai terpanjang di Jawa itu, pemandangan alamnya cukup indah dan nyaman untuk ‘bersantai ria’.

Bendungan gerak bukanlah tempat wisata daerah yang dikembangkan seperti tempat-tempat lain, sebab lokasi tersebut milik Pemerintah Pusat dan bukan milik daerah. Sehingga para pengunjungnya tak pernah berlama-lama di wisata ‘dadakan’ itu. Rata-rata mereka hanya sebentar saja menengok bendungan gerak itu. Setelah selfi atau berfoto-foto mereka langsung balik sebab di situ gak ada sarana penunjang lain.

Begitu datang, mereka memarkir mobil atau sepeda motor, lalu mereka turun dan melihat bendungan gerak itu, lantas selfi-selfi atau foto bareng dengan teman-temanya, setelah itu mereka pergi lagi. Hanya ada sebagian kecil, warga yang menyempatkan duduk berlama-lama atau mampir dulu di warung-warung yanga ada di seputaran bendungan itu.

Para pengunjung Bendungan Gerak di Bojonegoro, yang hanya sebentar setelah selfi-selfi atau foto bersama, langsung balik lagi. Karena tak ada sarana penunjang lainnya.

Salah seorang pedagang Lugito (41) kepada rakyatindependen.com mengatakan, kondisi pengunjung bendungan gerak bukan makin ramai akan tetapi makin sepi sebab gak ada sarana penunjang lainnya, seperti tempat wisata yang lain.

“Makin lama, malah makin sepi mas. Apalagi beberapa waktu lalu ada proyek pengerjaan bendungan gerak ini. Kabarnya bulan Juni mendatang, juga ada lagi proyek pengerjaan plengsengan bendung gerak ini,” ungkapnya, Jum’at (14/4/2017).

Berita Terkait  Rem Truk Blong Hingga Menabrak Mobil APV, di Raya Sumberejo, Margomulyo

Dari pantauan rakyatindependen.com di lapangan menyebutkan, dari para pengunjung Bendungan gerak yang paling banyak adalah anak-anak muda. Karena selain masuknya tanpa dipungut biaya alias gratis, mereka yang berkunjung juga bisa menikmati suasana pemandangan alam yang cukup indah, yang semuanya serba gratis.

Disamping itu, disekitar bendung gerak yang luasnya puluhan hektar itu, banyak semak belukar yang bisa dipakai ‘mojok’ untuk berpacaran para muda-mudi yang sedang dimabuk asmara itu. Sehingga, banyak pengunjung yang usianya sudah tua, buru-buru pergi karena malu melihat polah tingkah anak-anak yang masih berusia belasan tahun alais Anak Baru Gedhe (ABG) itu dalam berpacaran.

“Anak muda sekarang mas. Pacaranya ya hot kayak gitu,” kata salah seorang pengunjung, sambil cengengesan.

Hanya saja, area bendungan gerak yang menjadi ajang pacaran ABG itu berada di barat bendungan gerak yang berada di wilayah Desa Ngringinrejo, Kecamatan kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kalau siang, mereka bebas berpacaran di area Bendungan gerak situ, akan tetapi jika jelang petang hingga malam hari, para pemuda setempat ‘berpatroli’ di situ dan melakukan teguran kepada para ABG yang masih ‘gendhak’an’ di lokasi tersebut. **(Kis/Red).

Comments

comments